Pengertian Gerhana Bulan dan
Gerhana matahari
Pengertian
gerhana
Gerhana
adalah proses tertutpnya matahari ataupun bulan secara tiba-tiba. Gerhana
dibedakan menjadi dua yakni gerhan bulan dan matahari.
Gerhana bulan
Gerhana Bulan terjadi saat sebagian
atau keseluruhan penampang bulan
tertutup oleh bayangan Bumi.
Itu terjadi bila bumi berada di antara matahari
dan bulan pada satu garis lurus yang sama, sehingga sinar Matahari tidak dapat
mencapai bulan karena terhalangi oleh bumi.
Proses terjadinya
gerhana bulan
Ini terjadi saat kedudukan bumi berada satu garis
lurus dengan matahari dan bulan. Gerhana bulan hanya bisa terjadi saat bulan
purnama, Karena bumi akan menutupi bulan yang berukuran jauh lebih besar dan
memiliki jarak yang relatif dekat. Gerhana bulan bisa terjadi dalam waktu yang
lumayan lama, yaitu sekitar 5 - 6 jam.
Ukuran bumi jauh lebih kecil bila dibandingkan dengan
ukuran matahari. Jadi pada saat matahari, bumi, dan bulan sejajar posisinya,
maka bayangan inti bumi akan berbentuk kerucut. Wilayah yang dilalui oleh
bayangan bumi ini akan menjadi sangat gelap, bayangan ini disebut umbra.
sedangkan bayangan yang agak terang yang merupakan bayangan tambahan disebut
dengan penumbra. Pada saat bulan berada dalam bayangan tambahan (penumbra),
maka bulan akan kelihatan samar - samar. Ini disebut sebagai gerhana bulan
sebagian. Dan pada saat bulan berada di dalam umbra, maka bulan akan sama
sekali tidak kelihatan. Ini disebut peristiwa gerhana bulan total.
Jenis-jenis gerhana
bulan
Berdasarkan
keadaan saat fase puncak gerhana, Gerhana bulan dapat dibedakan menjadi:
1. Gerhana bulan Total
Jika saat fase gerhana maksimum gerhana, keseluruhan Bulan masuk ke dalam bayangan inti umbra Bumi, maka gerhana tersebut dinamakan Gerhana bulan total. Gerhana bulan total ini maksimum durasinya bisa mencapai lebih dari 1 jam 47 menit.
Jika saat fase gerhana maksimum gerhana, keseluruhan Bulan masuk ke dalam bayangan inti umbra Bumi, maka gerhana tersebut dinamakan Gerhana bulan total. Gerhana bulan total ini maksimum durasinya bisa mencapai lebih dari 1 jam 47 menit.
2. Gerhana bulan Sebagian
Jika hanya sebagian Bulan saja yang masuk ke daerah umbra Bumi, dan sebagian lagi berada dalam bayangan tambahan / penumbra Bumi pada saat fase maksimumnya, maka gerhana tersebut dinamakan Gerhana bulan sebagian.
Jika hanya sebagian Bulan saja yang masuk ke daerah umbra Bumi, dan sebagian lagi berada dalam bayangan tambahan / penumbra Bumi pada saat fase maksimumnya, maka gerhana tersebut dinamakan Gerhana bulan sebagian.
3. Gerhana bulan Penumbral Total
Pada Gerhana bulan jenis ke- 3 ini, seluruh Bulan masuk ke dalam penumbra pada saat fase maksimumnya. Tetapi tidak ada bagian Bulan yang masuk ke umbra atau tidak tertutupi oleh penumbra. Pada kasus seperti ini, Gerhana bulannya kita namakan Gerhana bulan penumbral total.
Pada Gerhana bulan jenis ke- 3 ini, seluruh Bulan masuk ke dalam penumbra pada saat fase maksimumnya. Tetapi tidak ada bagian Bulan yang masuk ke umbra atau tidak tertutupi oleh penumbra. Pada kasus seperti ini, Gerhana bulannya kita namakan Gerhana bulan penumbral total.
4. Gerhana bulan Penumbral Sebagian
Dan Gerhana bulan jenis terakhir ini, jika hanya sebagian saja dari Bulan yang memasuki penumbra, maka Gerhana bulan tersebut dinamakan Gerhana bulan penumbral sebagian.
Dan Gerhana bulan jenis terakhir ini, jika hanya sebagian saja dari Bulan yang memasuki penumbra, maka Gerhana bulan tersebut dinamakan Gerhana bulan penumbral sebagian.
Gerhana bulan penumbral biasanya tidak terlalu menarik
bagi pengamat. Karena pada Gerhana bulan jenis ini, penampakan gerhana
hampir-hampir tidak bisa dibedakan dengan saat bulan purnama biasa.
Sedangkan berdasarkan
bentuknya, ada tiga tipe Gerhana bulan, yaitu:
- Tipe t, atau Gerhana bulan total. Disini, bulan masuk seluruhnya ke dalam kerucut umbra bumi.
- Tipe p, atau Gerhana bulan parsial, ketika hanya sebagian bulan yang masuk ke dalam kerucut umbra bumi.
- Tipe pen, atau Gerhana bulan penumbra, ketika bulan masuk ke dalam kerucut penumbra, tetapi tidak ada bagian bulan yang masuk ke dalam kerucut umbra bumi.
Gerhana Matahari
Pengertian Gerhana Matahari
Gerhana Matahari terjadi
ketika posisi bulan terletak di
antara Bumi dan Matahari sehingga
menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari. Walaupun Bulan lebih kecil,
bayangan Bulan mampu melindungi cahaya Matahari sepenuhnya karena Bulan yang
berjarak rata-rata jarak 384.400 kilometer dari Bumi lebih dekat dibandingkan
Matahari yang mempunyai jarak rata-rata 149.680.000 kilometer.
Proses
terjadinya gerhana matahari
Gerhana matahari terjadi
pada siang hari. Proses terjadinya diawali dengan bulan menutupi matahari sehingga
keadaan terang benderang berangsur-angsur menjadi gelap. Gerhana matahari
terjadi karena sinar matahari pada siang hari terhalang oleh bulan. Akibatnya,
selama beberapa saat sinar matahari tertutup dan tidak tampak dari bumi. Pada
saat terjadi gerhana matahari kedudukan, matahari, bulan, dan bumi berada pada
satu garis. Akibatnya bayangan bulan akan mengenai bumi. Karena bulan lebih kecil dari
matahari maka hanya sebagian tempat permukaan bumi yang terkena bayangan bulan.
Atau hanya sebagian tempat saja yang mengalami gerhana matahari.
Jenis-jenis
gerhana matahari
Ada 3 jenis Gerhana Matahari,
yaitu :
- Gerhana Matahari Total
- Gerhana Matahari Sebagian
- Gerhana Matahari Cincin
Gerhana
Matahari Total yaitu pada saat gerhana mengalami
puncaknya, piringan Matahari tertutup sepenuhnya oleh piringan Bulan. Pada saat
itu, Piringan Matahari lebih kecil atau sama besar dengan piringan Bulan.
Ukuran piringan Bulan dan Matahari sendiri pun bisa berubah tergantung jarak
Bumi ke Bulan dan Bumi ke Matahari.
Gerhana
Matahari Sebagian yaitu pada saat gerhana mengalami
puncaknya, piringan Matahari hanya tertutup sebagian oleh piringan Bulan.
Gerhana
Matahari Cincin yaitu pada saat gerhana mengalami
puncaknya, piringan Matahari hanya tertutup sebagian oleh piringan Bulan. Dan
proses gerhana ini terjadi apabila ukuran piringan Matahari lebih besar
daripada piringan Bulan. Sehingga menyebabkan ketika piringan Bulan terletak di
depan piringan Matahari, tidak seluruhnya piringan Matahari tertutup oleh
piringan Bulan. Oleh sebab itu di sekeliling piringan Bulan akan terlihat
seperti cincin yang mengeluarkan cahaya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar