Rabu, 20 Mei 2015

Gerhana Matahari Dan Gerhana Bulan



Pengertian Gerhana Bulan dan Gerhana matahari
Pengertian gerhana
Gerhana adalah proses tertutpnya matahari ataupun bulan secara tiba-tiba. Gerhana dibedakan menjadi dua yakni gerhan bulan dan matahari.
Gerhana bulan
Gerhana Bulan terjadi saat sebagian atau keseluruhan penampang bulan tertutup oleh bayangan Bumi. Itu terjadi bila bumi berada di antara matahari dan bulan pada satu garis lurus yang sama, sehingga sinar Matahari tidak dapat mencapai bulan karena terhalangi oleh bumi.
Proses terjadinya gerhana bulan
Ini terjadi saat kedudukan bumi berada satu garis lurus dengan matahari dan bulan. Gerhana bulan hanya bisa terjadi saat bulan purnama, Karena bumi akan menutupi bulan yang berukuran jauh lebih besar dan memiliki jarak yang relatif dekat. Gerhana bulan bisa terjadi dalam waktu yang lumayan lama, yaitu sekitar 5 - 6 jam.
Ukuran bumi jauh lebih kecil bila dibandingkan dengan ukuran matahari. Jadi pada saat matahari, bumi, dan bulan sejajar posisinya, maka bayangan inti bumi akan berbentuk kerucut. Wilayah yang dilalui oleh bayangan bumi ini akan menjadi sangat gelap, bayangan ini disebut umbra. sedangkan bayangan yang agak terang yang merupakan bayangan tambahan disebut dengan penumbra. Pada saat bulan berada dalam bayangan tambahan (penumbra), maka bulan akan kelihatan samar - samar. Ini disebut sebagai gerhana bulan sebagian. Dan pada saat bulan berada di dalam umbra, maka bulan akan sama sekali tidak kelihatan. Ini disebut peristiwa gerhana bulan total.  

Jenis-jenis gerhana bulan
Berdasarkan keadaan saat fase puncak gerhana, Gerhana bulan dapat dibedakan menjadi:
1. Gerhana bulan Total
Jika saat fase gerhana maksimum gerhana, keseluruhan Bulan masuk ke dalam bayangan inti umbra Bumi, maka gerhana tersebut dinamakan Gerhana bulan total. Gerhana bulan total ini maksimum durasinya bisa mencapai lebih dari 1 jam 47 menit.
2. Gerhana bulan Sebagian
Jika hanya sebagian Bulan saja yang masuk ke daerah umbra Bumi, dan sebagian lagi berada dalam bayangan tambahan / penumbra Bumi pada saat fase maksimumnya, maka gerhana tersebut dinamakan Gerhana bulan sebagian.
3. Gerhana bulan Penumbral Total
Pada Gerhana bulan jenis ke- 3 ini, seluruh Bulan masuk ke dalam penumbra pada saat fase maksimumnya. Tetapi tidak ada bagian Bulan yang masuk ke umbra atau tidak tertutupi oleh penumbra. Pada kasus seperti ini, Gerhana bulannya kita namakan Gerhana bulan penumbral total.
4. Gerhana bulan Penumbral Sebagian        
Dan Gerhana bulan jenis terakhir ini, jika hanya sebagian saja dari Bulan yang memasuki penumbra, maka Gerhana bulan tersebut dinamakan Gerhana bulan penumbral sebagian.
Gerhana bulan penumbral biasanya tidak terlalu menarik bagi pengamat. Karena pada Gerhana bulan jenis ini, penampakan gerhana hampir-hampir tidak bisa dibedakan dengan saat bulan purnama biasa.
Sedangkan berdasarkan bentuknya, ada tiga tipe Gerhana bulan, yaitu:
  • Tipe t, atau Gerhana bulan total. Disini, bulan masuk seluruhnya ke dalam kerucut umbra bumi.
  • Tipe p, atau Gerhana bulan parsial, ketika hanya sebagian bulan yang masuk ke dalam kerucut umbra bumi.
  • Tipe pen, atau Gerhana bulan penumbra, ketika bulan masuk ke dalam kerucut penumbra, tetapi tidak ada bagian bulan yang masuk ke dalam kerucut umbra bumi.
                                                                                    
  Gerhana Matahari
Pengertian Gerhana Matahari
Gerhana Matahari terjadi ketika posisi bulan terletak di antara Bumi dan Matahari sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari. Walaupun Bulan lebih kecil, bayangan Bulan mampu melindungi cahaya Matahari sepenuhnya karena Bulan yang berjarak rata-rata jarak 384.400 kilometer dari Bumi lebih dekat dibandingkan Matahari yang mempunyai jarak rata-rata 149.680.000 kilometer.
Proses terjadinya gerhana matahari
Gerhana matahari terjadi pada siang hari. Proses terjadinya diawali dengan bulan menutupi matahari sehingga keadaan terang benderang berangsur-angsur menjadi gelap. Gerhana matahari terjadi karena sinar matahari pada siang hari terhalang oleh bulan. Akibatnya, selama beberapa saat sinar matahari tertutup dan tidak tampak dari bumi. Pada saat terjadi gerhana matahari kedudukan, matahari, bulan, dan bumi berada pada satu garis. Akibatnya bayangan bulan akan mengenai bumi. Karena bulan lebih kecil dari matahari maka hanya sebagian tempat permukaan bumi yang terkena bayangan bulan. Atau hanya sebagian tempat saja yang mengalami gerhana matahari. 


Jenis-jenis gerhana matahari

Ada 3 jenis Gerhana Matahari, yaitu :
  1. Gerhana Matahari Total
  2. Gerhana Matahari Sebagian
  3. Gerhana Matahari Cincin
Gerhana Matahari Total yaitu pada saat gerhana mengalami puncaknya, piringan Matahari tertutup sepenuhnya oleh piringan Bulan. Pada saat itu, Piringan Matahari lebih kecil atau sama besar dengan piringan Bulan. Ukuran piringan Bulan dan Matahari sendiri pun bisa berubah tergantung jarak Bumi ke Bulan dan Bumi ke Matahari.
Gerhana Matahari Sebagian yaitu pada saat gerhana mengalami puncaknya, piringan Matahari hanya tertutup sebagian oleh piringan Bulan.
Gerhana Matahari Cincin yaitu pada saat gerhana mengalami puncaknya, piringan Matahari hanya tertutup sebagian oleh piringan Bulan. Dan proses gerhana ini terjadi apabila ukuran piringan Matahari lebih besar daripada piringan Bulan. Sehingga menyebabkan ketika piringan Bulan terletak di depan piringan Matahari, tidak seluruhnya piringan Matahari tertutup oleh piringan Bulan. Oleh sebab itu di sekeliling piringan Bulan akan terlihat seperti cincin yang mengeluarkan cahaya.









Tidak ada komentar:

Posting Komentar